Penerapan SCADA dalam Sistem Penyediaan Air Minum di Kota Malang

Oleh : Abdur Rohman

(semua gambar yang ditampilkan adalah hak cipta narasumber).

Pada tanggal 19 Juni 2021 lalu Program Studi Teknik Lingkungan FTUNEJ menyelenggarakan webinar dengan topik Penerapan SCADA dalam Sistem Penyediaan Air Minum di Kota Malang. Hadir sebagai narasumber adalah dua orang pejabat Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, yaitu:

  1. Ibu Ir. Ari Mukti, M.T., Direktur Teknik Perumda Tugu Tirta Kota Malang
  2. Bapak Gigih Yuli Asmara, S.T., Asisten Manajer Instrumen Control dan Scada, Perumda Tugu Tirta Kota Malang

Dosen Program Studi Teknik Lingkungan FTUNEJ, Ibu Noven Pramitasari, S.T., M.T., berperan sebagai moderator dalam webinar ini.  Webinar ini terdiri atas tiga sesi, yaitu:

  • Sesi I : Pengenalan Perumda Tugu Tirta, yang disampaikan oleh Ibu Ir. Ari Mukti, M.T.
  • Sesi II: Penerapan SCADA pada Sistem Penyediaan Air Minum di Perumda Tugu Tirta, yang disampaikan oleh Bapak Gigih Yuli Asmara, S.T., dan
  • Sesi III: tanya jawab, yang dipimpin oleh Ibu Noven Pramitasari, S.T., M.T.

Pengenalan Perumda Tugu Tirta

Ibu Ari menjelaskan bahwa Perumda Tugu Tirta sampai dengan bulan Mei 2021 memiliki sejumlah 170.573 Sambungan Rumah yang melalui pipa total panjangnya 3.811 km. Perumda menyuplai air minum selama 24 jam sehari. Kapasitas produksinya 1.525 liter per detik. Perumda memiliki 41 reservoir dengan kapasitas total 40.271 meter kubik.  Tingkat kehilangan air sebesar 15.14%, masih memenuhi standar nasional.

Contoh beberapa reservoir milik Perumda Tugu Tirta

Ibu Ari juga mengenalkan bagaimana sistem klorinasi, sistem transmisi-distribusi, serta bagaimana monitoring dan pengawasannya berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
No 736/MENKES/PER/VI/2010.

Contoh monitoring kualitas air dan peralatannya.

Perumda Tugu Tirta juga mendorong dibuatnya  aplikasi-aplikasi yang menunjang fungsi dan kemandirian bangsa.

Contoh dokumentasi pembangunan aplikasi mandiri

Penerapan SCADA dalam Pengolahan Air Minum di Perumda

Pada sesi kedua, Bapak Gigih menyampaikan materi mengenai SCADA dan aplikasinya.

Contoh skema SCADA yang diterapkan di Perumda Tugu Tirta

SCADA sebenarnya adalah sebuah akronim yang kepanjangannya  Supervisory Control And Data Acquisition. SCADA merupakan sistem kendali industri berbasis komputer yang dipakai untuk monitoring system atau control system.

SCADA memiliki sistem SCADA yang memiliki empat fungsi,  yaitu :
1. Kontrol/proses
2. Komunikasi data jaringan
3. Akuisi data
4. Penyajian data

Elemen-elemen Scada adalah komponen komponen SCADA berikut :
1. Sensor
2. RTU (remote terminal unit)
3. MTU (master terminal unit)
4. Jaringan Komunikasi

Contoh aplikasi SCADA dan monitoring keberjalanannya

SCADA dalam pengelolaan air minum banyak melibatkan IoT (internet of Things).

Untuk bisa melacak adanya kebocoran air, mereka memanfatakan pressure, flow, level reservoir, Status listrik, genset Status on/off pump – open/close solenoid valve, serta kirim melalui sms.

Contoh terdeteksinya kebocoran air adalah dengan dengan visuaslisai data.

Contoh visualiasasi data kebocoran air.